|
Siaran Pers |
| IFG Lakukan Penanaman 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting Bekasi, Pemulihan Kerusakan Lingkungan dan Pengembangan Ekowisata |
Jakarta, 19 Januari 2026 - Indonesia Financial Group (IFG), holding BUMN di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, menggelar menggelar program Penanaman 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting, Kabupaten Bekasi pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pelaksanaan program ini dilaksanakan di kawasan Muara Beting, wilayah pesisir Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang memiliki ekosistem mangrove penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat bagi berbagai flora dan fauna, termasuk spesies langka seperti burung migran dan monyet ekor panjang.
Keresahan muncul ketika dalam dua dekade terakhir, kawasan mangrove di Muara Beting mengalami kerusakan signifikan akibat alih fungsi lahan, abrasi, dan eksploitasi sumber daya alam. Kerusakan ini berdampak langsung terhadap kualitas lingkungan, penghidupan masyarakat pesisir, dan potensi ekowisata lokal.
Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya rehabilitasi melalui program penanaman 5.000 bibit mangrove atau lebih yang melibatkan masyarakat lokal, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah. Jumlah karbon yang dapat diserap atau disimpan oleh 5.000 pohon mangrove tergantung pada beberapa faktor seperti jenis mangrove, usia pohon, kepadatan dan kesehatan pohon, serta kondisi lingkungan.
“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen IFG untuk hadir di setiap lingkup hidup masyarakat dengan semangat melayani sepenuh hati. IFG juga berharap langkah ini menjadi wujud nyata kami dalam merawat alam di tengah kondisi iklim yang makin sulit diprediksi ini,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji.
Selain itu, Denny juga mengungkapkan bahwa program penanaman 5.000 bibit mangrove ini sejalan dengan Asta Cita Prioritas Nasional, yakni memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.
“Untuk jangka panjang, tentu harapan program IFG Group ini tidak hanya tentang menjaga lingkungan dari abrasi pantai tapi juga menjadi aset pengembangan ekowisata dan konservasi pesisir. Kami bangga kegiatan ini dapat melibatkan banyak pihak dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuh Denny.
Dalam acara tersebut, turut hadir Kepala Departemen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan IFG, Bapak Adrian Wishnu Paranngi; Asper/KBKPH Ujungkrawang, Bapak Edi Sunardi; Kepala Resort Pemangkuan Hutan Singkil, Bapak Komarohim; Perwakilan dari Bimaspol, Bapak Wahyudin; Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, Bapak Ahmad Qurtubi; Ketua RT 05 Desa Pantai Bahagia, Bapak Samsudin; Tim Yayasan Indonesia Hijau; Komunitas pegiat lingkungan Gabungan Tutorial dan Kolaborator; dan volunteer IFG untuk Kegiatan Penanaman 5.000 Bibit Mangrove