"Siap?" — "Siap!": Semangat Insan Penjaminan Syariah Sambut Transformasi dan Penguatan Industri
Jakarta, 4 Juli 2026 – Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan RI, Indah Anggoro Putri, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi melalui konsolidasi dan streamlining perusahaan tidak hanya ditentukan oleh integrasi bisnis, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia, budaya kerja, dan hubungan industrial yang kuat.
Hal tersebut disampaikan Indah dalam kegiatan BRISK Walk 2026 yang diikuti sekitar 300 pegawai PT Askrindo Syariah dan PT Jamkrindo Syariah. Menurutnya, proses transformasi harus menjadi momentum untuk meningkatkan kompetensi karyawan, memperkuat kepercayaan antarkaryawan, serta membangun kerja sama tim yang lebih solid dalam menghadapi perubahan.
"Konsolidasi bukan hanya menyatukan perusahaan, tetapi juga menyatukan manusianya. Ke depan, kompetensi harus terus ditingkatkan, rasa saling percaya harus diperkuat, dan hubungan industrial harus semakin harmonis agar kita mampu membangun perusahaan yang lebih kuat," ujar Indah.
Indah menegaskan bahwa semangat konsolidasi tidak perlu dipandang sebagai ancaman bagi pekerja. Menurutnya, proses transformasi yang dilakukan justru harus menjadi kesempatan bagi karyawan untuk berkembang, meningkatkan kompetensi, dan memperoleh ruang karier yang lebih luas. "Konsolidasi ini bukanlah bentuk PHK terselubung. Sebaliknya, ini adalah momentum untuk tumbuh bersama, meningkatkan kapasitas, dan membangun organisasi yang lebih kuat. Semangat yang harus kita pegang adalah No One Left Behind," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa prinsip tersebut sejalan dengan semangat transformasi dan konsolidasi yang diusung Danantara Indonesia, yaitu memastikan proses penguatan perusahaan dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan, pengembangan talenta, dan keberlanjutan bagi seluruh pekerja.
Di hadapan seluruh peserta, Indah mengajak seluruh insan Askrindo Syariah dan Jamkrindo Syariah untuk menyambut transformasi dengan optimisme dan semangat kolaborasi. "Apakah kita siap untuk konsolidasi dan bekerja bersama membangun perusahaan yang lebih besar dan lebih kuat?" tanya Indah, yang dijawab serentak oleh para peserta dengan, "Siap!"
ndah juga berpesan kepada serikat pekerja agar terus menjadi rumah bersama bagi seluruh karyawan pasca-konsolidasi, dengan memastikan perlindungan, pendampingan, dan representasi yang setara bagi seluruh pekerja tanpa terkecuali. Pada kesempatan yang sama, Ketua Serikat Pekerja Askrindo Syariah menyampaikan harapan agar transformasi dapat menghadirkan peningkatan kesejahteraan, membuka kesempatan yang lebih luas bagi pekerja alih daya untuk berkembang, serta mewujudkan perusahaan penjaminan syariah yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih berdaya saing.
BRISK Walk 2026 menjadi simbol kesiapan insan penjaminan syariah dalam membangun fondasi transformasi yang bertumpu pada penguatan sumber daya manusia, kolaborasi, dan hubungan industrial yang harmonis sebagai modal utama menuju industri penjaminan syariah Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan.
KEMBALI
KE SIARAN PERS
Berita Terkait Lainnya
IFG Tegaskan Komitmen Membangun Talenta Masa Depan untuk Mendukung Transformasi BUMN
IFG Perkuat Komitmen ESG Melalui Dukungan Pendidikan bagi 258 Siswa Yayasan Vidya Kertajaya
IFG Berangkatkan 8 Atlet Muda Labuan Bajo ke Ajang Nasional, Hasil Pembinaan 50 Pelajar melalui Program IFG Youth Runner