|
Siaran Pers |
Jakarta, 27 Juli 2026 – Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya dalam membangun talenta unggul sebagai fondasi transformasi BUMN melalui partisipasi pada Danantara CEO Forum on Talent Management 2026 bertema "Penguatan Peran CEO dalam Menghasilkan Best Talent". Forum tersebut dihadiri Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko bersama Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah, serta para Direktur Utama dan Direktur yang membidangi fungsi sumber daya manusia (SDM) dari berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dalam forum tersebut, Kepala Badan Pengaturan BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menegaskan bahwa peran CEO tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga bertanggung jawab membangun sistem rekrutmen, pengembangan SDM, dan regenerasi kepemimpinan yang mampu melahirkan talenta terbaik bagi BUMN. Menurutnya, di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang, human capital merupakan aset strategis sekaligus kunci keberlanjutan sebuah perusahaan. Oleh karena itu, setiap pemimpin memiliki tanggung jawab untuk memastikan organisasi memiliki sistem pembinaan talenta yang mampu menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan berkelas dunia. Keberhasilan transformasi BUMN, lanjut Dony, sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan serta pengelolaan talenta yang dilakukan secara berkelanjutan.
Direktur Utama IFG Hexana Tri Sasongko mengatakan bahwa pengembangan talenta merupakan salah satu prioritas strategis perusahaan dalam mendukung transformasi bisnis yang berkelanjutan. Sebagai holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi yang merupakan bagian dari Danantara Indonesia, IFG terus memperkuat sistem pengelolaan talenta, pengembangan kepemimpinan, serta budaya kerja yang kolaboratif untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang adaptif, berintegritas, dan berdaya saing global. "Transformasi perusahaan tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, IFG terus membangun ekosistem pengembangan talenta yang mampu melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang siap menghadapi perubahan, menciptakan inovasi, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Hexana.
Direktur SDM dan Hukum IFG Rizal Ariansyah menambahkan bahwa penguatan kepemimpinan dan pengembangan human capital merupakan bagian penting dari transformasi perusahaan sekaligus kontribusi BUMN dalam memperkuat ketahanan nasional dan mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah. "Transformasi organisasi hanya dapat berjalan secara berkelanjutan apabila didukung oleh kepemimpinan yang kuat dan sistem pengembangan talenta yang terstruktur. Karena itu, IFG terus memperkuat pengelolaan human capital untuk melahirkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi profesional, tetapi juga berintegritas, mampu berkolaborasi, serta memiliki wawasan kebangsaan. Dengan SDM yang unggul, kami optimistis IFG dapat menciptakan value creation yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan ekonomi nasional dan pencapaian Asta Cita," ujar Rizal.
Melalui partisipasi dalam Danantara CEO Forum 2026, IFG menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepemimpinan dan pengembangan talenta sebagai fondasi transformasi perusahaan. Sejalan dengan arah transformasi Danantara Indonesia, penguatan human capital menjadi kunci dalam membangun BUMN yang semakin profesional, adaptif, dan berdaya saing global, sehingga mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional dan seluruh pemangku kepentingan.