|
Siaran Pers |
| Transformasi Digital IFG Catat 500 Ribu Pengguna, Ekosistem One by IFG Perluas Akses Layanan Keuangan Terintegrasi Nasional |
Jakarta, 29 Januari 2026 – Transformasi digital Indonesia Financial Group (IFG) menunjukkan akselerasi signifikan. Hingga akhir 2025, platform terintegrasi One by IFG mencatat lebih dari 500 ribu unduhan, 370 ribu pengguna aktif, serta lebih dari 250 ribu transaksi lintas layanan kesehatan, perlindungan, dan investasi. Capaian ini menandai penguatan model layanan keuangan digital terintegrasi yang dikembangkan holding BUMN sektor asuransi, penjaminan, dan investasi tersebut.
Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, IFG menjalankan transformasi bisnis berbasis integrasi layanan dan penguatan pengalaman nasabah (customer experience). Pendekatan ini menempatkan kemudahan akses, keterhubungan layanan, dan relevansi kebutuhan pelanggan sebagai landasan pengembangan model bisnis digital, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang melayani sepenuh hati.
Ekosistem One by IFG menyatukan layanan Health, Life, Protection, dan Wealth dalam satu platform digital. Pengguna dapat mengakses layanan kesehatan seperti telemedicine dan tebus obat, produk asuransi jiwa dan umum, hingga investasi reksa dana dan dana pensiun lembaga keuangan secara terintegrasi.
Penguatan ekosistem ini juga mendorong konsolidasi kapabilitas digital lintas entitas IFG, mulai dari sistem autentikasi terpadu, pembayaran, pengelolaan data pelanggan, hingga integrasi kanal distribusi. Digitalisasi layanan kesehatan, misalnya, berkontribusi pada efisiensi waktu dan biaya layanan, sementara integrasi produk asuransi dan investasi memperluas adopsi produk ritel.
Capaian transformasi digital IFG turut mendapat pengakuan di tingkat nasional. Inovasi digital melalui One by IFG dinilai sebagai salah satu praktik inovasi digital sektor keuangan dan memperoleh apresiasi dalam ajang Indonesia Best Digital Innovation 2025 yang diselenggarakan Majalah SWA.
Dhinda Arisyiya, Kepala Divisi Strategi Digital dan Pengembangan Bisnis IFG, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan arah pengembangan digital IFG yang menempatkan pengalaman pelanggan sebagai pusat integrasi layanan.
“Pendekatan yang kami bangun adalah integrasi layanan berbasis kebutuhan pengguna. One by IFG dirancang untuk menghadirkan perjalanan layanan yang lebih sederhana, terhubung, dan relevan, sehingga masyarakat dapat mengakses perlindungan, kesehatan, dan investasi dalam satu ekosistem yang utuh,” ujarnya saat menerima penghargaan.
Ia menambahkan, pengembangan One by IFG juga menjadi fondasi konsolidasi kapabilitas digital di lingkungan grup.
“Standarisasi arsitektur, integrasi sistem, serta pengelolaan data pelanggan secara terpadu memungkinkan sinergi lintas entitas berjalan lebih efektif sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah di setiap titik layanan,” kata Dhinda.
Selain berdampak pada kinerja layanan, ekosistem digital ini juga memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui pendekatan omni-channel serta kampanye komunikasi terpadu. Model integrasi layanan dinilai menjadi salah satu pengungkit dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan keuangan yang modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.
Ke depan, IFG akan memperluas kapabilitas One by IFG melalui penguatan integrasi data, pengembangan fitur berbasis kebutuhan pengguna, serta perluasan kolaborasi lintas ekosistem untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.